Kalau kamu baru masuk SMK jurusan otomotif (TKR), kemungkinan besar kamu mulai ketemu banyak istilah baru.
Mulai dari komponen mesin, sistem bahan bakar, alat bengkel, sampai kelistrikan kendaraan.
Buat sebagian siswa, materi ini terasa menarik.
Tapi buat sebagian lainnya… kadang juga bikin bingung.
Apalagi kalau baru pertama kali belajar dunia otomotif.
Di kelas, guru biasanya menjelaskan materi dasar dulu.
Tapi tanpa latihan soal, sering kali materi itu cepat lupa.
Makanya banyak siswa mulai mencari:
- contoh soal dasar teknik otomotif
- latihan soal TKR kelas 10
- soal otomotif kurikulum merdeka
Tujuannya sederhana.
Supaya lebih paham materi dan lebih siap saat ulangan atau ujian.
Nah di artikel ini kamu akan menemukan 50 soal dasar teknik otomotif SMK kelas 10 kurikulum merdeka lengkap dengan jawaban.
Soal-soalnya disusun dari materi yang biasanya dipelajari di awal jurusan otomotif, seperti:
- sistem dasar kendaraan
- alat ukur dan tools bengkel
- komponen mesin
- sistem bahan bakar
- dasar kelistrikan kendaraan
Tenang saja.
Soalnya dibuat bertahap dari yang mudah dulu, supaya kamu bisa belajar pelan-pelan.
Artikel ini juga cocok untuk:
- siswa SMK jurusan TKR kelas 10
- guru otomotif yang mencari contoh soal latihan
- atau kamu yang sedang mulai belajar dunia otomotif dari dasar
Di bagian ini kamu bisa langsung mencoba latihan soal dasar teknik otomotif.
Soal-soalnya dibuat dari materi yang biasanya dipelajari siswa SMK TKR kelas 10, khususnya pada topik pengenalan sistem kendaraan.
Coba jawab dulu sebisamu tanpa melihat kunci jawaban.
50 Soal Dasar Teknik Otomotif SMK Kelas 10 Kurikulum Merdeka (Pilihan Ganda)
Sistem Dasar Kendaraan
1. Sistem pada kendaraan yang berfungsi menghasilkan tenaga untuk menggerakkan kendaraan adalah …
A. Sistem pengereman
B. Sistem kemudi
C. Sistem mesin
D. Sistem suspensi
2. Komponen utama yang berfungsi sebagai sumber tenaga pada kendaraan adalah …
A. Radiator
B. Mesin
C. Alternator
D. Baterai
3. Sistem yang berfungsi mengatur arah pergerakan kendaraan disebut …
A. Sistem transmisi
B. Sistem kemudi
C. Sistem suspensi
D. Sistem pelumasan
4. Komponen kendaraan yang berfungsi untuk menghentikan atau memperlambat laju kendaraan adalah …
A. Sistem rem
B. Sistem pendingin
C. Sistem bahan bakar
D. Sistem pengapian
5. Sistem yang berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda kendaraan adalah …
A. Sistem bahan bakar
B. Sistem transmisi
C. Sistem pendingin
D. Sistem kelistrikan
6. Komponen kendaraan yang berfungsi menjaga kestabilan kendaraan saat berjalan di jalan yang tidak rata adalah …
A. Sistem rem
B. Sistem kemudi
C. Sistem suspensi
D. Sistem bahan bakar
7. Salah satu fungsi utama radiator pada kendaraan adalah …
A. Menghasilkan tenaga mesin
B. Mendinginkan mesin
C. Mengatur arah kendaraan
D. Menyalurkan bahan bakar
8. Sistem kendaraan yang bertugas mencampur bahan bakar dan udara sebelum masuk ke ruang bakar adalah …
A. Sistem pelumasan
B. Sistem bahan bakar
C. Sistem kemudi
D. Sistem suspensi
9. Komponen yang berfungsi menyimpan energi listrik pada kendaraan adalah …
A. Alternator
B. Starter
C. Baterai (aki)
D. Radiator
10. Sistem kendaraan yang berfungsi menjaga suhu mesin agar tidak terlalu panas adalah …
A. Sistem pendingin
B. Sistem bahan bakar
C. Sistem rem
D. Sistem transmisi
Soal 11–20 Alat Ukur dan Tools Bengkel
11. Alat yang digunakan untuk mengencangkan atau melepas baut dan mur dengan ukuran tertentu adalah …
A. Obeng
B. Kunci pas
C. Tang
D. Palu
12. Alat yang digunakan untuk mengukur diameter luar atau ketebalan suatu benda dengan presisi tinggi adalah …
A. Jangka sorong
B. Penggaris
C. Meteran
D. Busur derajat
13. Alat yang digunakan untuk mengukur celah atau ketebalan yang sangat tipis pada mesin disebut …
A. Feeler gauge
B. Vernier caliper
C. Micrometer
D. Dial gauge
14. Alat yang digunakan untuk membuka dan mengencangkan baut dengan bentuk ring tertutup adalah …
A. Kunci ring
B. Kunci inggris
C. Kunci L
D. Tang kombinasi
15. Kunci yang dapat disesuaikan ukurannya untuk berbagai ukuran baut disebut …
A. Kunci ring
B. Kunci pas
C. Kunci inggris
D. Kunci sok
16. Alat yang digunakan untuk mengukur diameter dalam suatu lubang adalah …
A. Jangka sorong
B. Meteran
C. Penggaris
D. Obeng
17. Tang kombinasi biasanya digunakan untuk …
A. Mengukur tekanan
B. Memotong dan menjepit benda
C. Mengencangkan baut
D. Mengukur suhu
18. Alat yang digunakan untuk mengencangkan baut dengan torsi tertentu disebut …
A. Torque wrench
B. Kunci inggris
C. Kunci ring
D. Tang
19. Obeng yang digunakan untuk membuka sekrup dengan kepala berbentuk silang disebut …
A. Obeng minus
B. Obeng plus
C. Obeng kembang
D. Obeng pipih
20. Salah satu fungsi utama alat ukur dalam pekerjaan otomotif adalah …
A. Menghias komponen kendaraan
B. Mengukur ukuran komponen secara akurat
C. Mempercepat mesin kendaraan
D. Menghemat bahan bakar kendaraan
Soal 21–30 Mesin dan Komponen Dasar
21. Komponen mesin yang bergerak naik turun di dalam silinder adalah …
A. Piston
B. Crankshaft
C. Katup
D. Radiator
22. Fungsi utama piston pada mesin kendaraan adalah …
A. Mengatur arah kendaraan
B. Mengubah tekanan pembakaran menjadi gerakan
C. Mendinginkan mesin
D. Menyimpan bahan bakar
23. Komponen mesin yang berfungsi mengubah gerakan naik turun piston menjadi gerakan putar adalah …
A. Camshaft
B. Crankshaft
C. Flywheel
D. Alternator
24. Bagian mesin tempat piston bergerak disebut …
A. Silinder
B. Karburator
C. Radiator
D. Intake manifold
25. Komponen yang berfungsi mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar ke ruang bakar adalah …
A. Katup masuk (intake valve)
B. Katup buang (exhaust valve)
C. Piston ring
D. Flywheel
26. Fungsi utama piston ring pada mesin adalah …
A. Mengatur arah kendaraan
B. Mencegah kebocoran kompresi
C. Menyimpan oli mesin
D. Mengatur bahan bakar
27. Komponen yang berfungsi menstabilkan putaran mesin adalah …
A. Flywheel
B. Radiator
C. Alternator
D. Baterai
28. Sistem yang berfungsi melumasi komponen mesin agar tidak cepat aus disebut …
A. Sistem pendingin
B. Sistem pelumasan
C. Sistem bahan bakar
D. Sistem kelistrikan
29. Oli mesin pada kendaraan berfungsi untuk …
A. Menghasilkan tenaga mesin
B. Mengurangi gesekan antar komponen mesin
C. Menghidupkan mesin
D. Menyalakan lampu kendaraan
30. Komponen mesin yang berfungsi membuka dan menutup katup adalah …
A. Camshaft
B. Crankshaft
C. Piston
D. Radiator
Soal 31–40 Sistem Bahan Bakar
31. Sistem pada kendaraan yang berfungsi menyalurkan bahan bakar dari tangki ke mesin adalah …
A. Sistem pendingin
B. Sistem bahan bakar
C. Sistem pelumasan
D. Sistem kelistrikan
32. Komponen yang berfungsi menyimpan bahan bakar pada kendaraan adalah …
A. Tangki bahan bakar
B. Radiator
C. Alternator
D. Baterai
33. Alat yang berfungsi mencampur bahan bakar dan udara pada kendaraan dengan sistem karburator adalah …
A. Injector
B. Karburator
C. Alternator
D. Radiator
34. Komponen yang berfungsi menyaring kotoran dari bahan bakar sebelum masuk ke mesin adalah …
A. Filter bahan bakar
B. Filter udara
C. Filter oli
D. Radiator
35. Pada kendaraan modern dengan sistem EFI, komponen yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar adalah …
A. Karburator
B. Injector
C. Radiator
D. Alternator
36. Pompa bahan bakar pada kendaraan berfungsi untuk …
A. Menyimpan bahan bakar
B. Menyalurkan bahan bakar dari tangki ke mesin
C. Menyaring bahan bakar
D. Mengukur bahan bakar
37. Campuran udara dan bahan bakar pada mesin diperlukan untuk proses …
A. Pendinginan
B. Pembakaran
C. Pelumasan
D. Pengisian aki
38. Jika filter bahan bakar kotor, kemungkinan yang terjadi pada mesin adalah …
A. Mesin lebih cepat panas
B. Aliran bahan bakar terhambat
C. Mesin lebih bertenaga
D. Lampu kendaraan mati
39. Sistem bahan bakar injeksi lebih unggul dibanding karburator karena …
A. Lebih boros bahan bakar
B. Campuran bahan bakar lebih presisi
C. Tidak membutuhkan sensor
D. Tidak membutuhkan pompa bahan bakar
40. Salah satu tujuan pengaturan bahan bakar pada mesin adalah …
A. Mengurangi tenaga mesin
B. Menghasilkan pembakaran yang optimal
C. Mematikan mesin
D. Mengurangi putaran roda
Soal 41–50 Dasar Kelistrikan Otomotif
41. Komponen yang berfungsi menyimpan energi listrik pada kendaraan adalah …
A. Alternator
B. Baterai (aki)
C. Starter
D. Radiator
42. Komponen yang berfungsi menghasilkan listrik saat mesin kendaraan hidup adalah …
A. Alternator
B. Baterai
C. Starter
D. Sekring
43. Motor starter pada kendaraan berfungsi untuk …
A. Menghidupkan mesin kendaraan
B. Mendinginkan mesin
C. Menyalurkan bahan bakar
D. Mengatur arah kendaraan
44. Sekring (fuse) pada sistem kelistrikan kendaraan berfungsi untuk …
A. Menambah tegangan listrik
B. Melindungi rangkaian listrik dari arus berlebih
C. Menyimpan listrik
D. Menghidupkan mesin
45. Kabel pada sistem kelistrikan kendaraan berfungsi untuk …
A. Menyimpan listrik
B. Mengalirkan arus listrik
C. Mengukur listrik
D. Menghasilkan listrik
46. Komponen yang berfungsi mengubah energi listrik menjadi energi mekanik untuk memutar mesin adalah …
A. Alternator
B. Starter motor
C. Baterai
D. Radiator
47. Lampu kendaraan pada mobil atau motor menggunakan energi …
A. Mekanik
B. Panas
C. Listrik
D. Kimia
48. Jika aki kendaraan lemah atau habis, kemungkinan yang terjadi adalah …
A. Mesin tidak bisa distarter
B. Mesin menjadi lebih cepat
C. Kendaraan lebih irit bahan bakar
D. Rem menjadi lebih kuat
49. Salah satu fungsi utama alternator adalah …
A. Menyimpan bahan bakar
B. Mengisi ulang baterai saat mesin hidup
C. Mendinginkan mesin
D. Menggerakkan roda
50. Sistem kelistrikan pada kendaraan berfungsi untuk …
A. Menggerakkan roda kendaraan secara langsung
B. Menyediakan energi listrik bagi komponen kendaraan
C. Mengatur bahan bakar kendaraan
D. Mengatur suspensi kendaraan
Kunci Jawaban 50 Soal Dasar Teknik Otomotif
Setelah mengerjakan semua soal, sekarang saatnya mencocokkan jawaban. Berikut adalah kunci jawaban soal.
| 1. B | 11. B | 21. C | 31. B | 41. B |
| 2. C | 12. A | 22. B | 32. D | 42. A |
| 3. A | 13. D | 23. A | 33. A | 43. A |
| 4. D | 14. C | 24. D | 34. C | 44. B |
| 5. B | 15. B | 25. B | 35. B | 45. B |
| 6. A | 16. A | 26. A | 36. A | 46. B |
| 7. C | 17. C | 27. C | 37. D | 47. C |
| 8. B | 18. D | 28. B | 38. C | 48. A |
| 9. D | 19. B | 29. D | 39. B | 49. B |
| 10. A | 20. A | 30. A | 40. A | 50. B |
Kenapa Banyak Siswa SMK Masih Kesulitan Memahami Teknik Otomotif?
Meskipun jurusan otomotif sangat populer di SMK, kenyataannya masih banyak siswa yang merasa kesulitan memahami materi teknik otomotif, terutama pada kelas 10 yang baru mulai mempelajari dasar-dasarnya.
Hal ini wajar terjadi karena teknik otomotif tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga membutuhkan pemahaman praktik dan logika mekanik.
Berikut beberapa penyebab umum mengapa banyak siswa SMK masih kesulitan memahami teknik otomotif.
1. Terlalu Banyak Istilah Teknis Baru
Bagi siswa yang baru masuk jurusan otomotif, mereka akan langsung bertemu dengan banyak istilah baru seperti:
- piston
- silinder
- crankshaft
- sistem injeksi
- sistem kelistrikan kendaraan
Banyaknya istilah teknis ini sering membuat siswa merasa bingung, terutama jika belum pernah mengenalnya sebelumnya.
2. Kurangnya Pemahaman Dasar Mesin
Teknik otomotif sangat bergantung pada pemahaman konsep dasar mesin. Jika siswa belum memahami cara kerja mesin secara sederhana, maka mereka akan kesulitan mempelajari materi yang lebih kompleks seperti:
- sistem pembakaran
- sistem pendingin
- sistem pelumasan
- sistem pemindah tenaga
Karena itu, memahami konsep dasar sejak awal sangat penting.
3. Materi Terlalu Fokus pada Teori
Beberapa siswa merasa kesulitan karena pembelajaran terkadang terlalu banyak teori tanpa disertai praktik yang cukup.
Padahal teknik otomotif adalah bidang yang sangat praktis dan visual. Banyak konsep akan lebih mudah dipahami jika siswa bisa langsung melihat atau mempraktikkan:
- bongkar pasang komponen mesin
- penggunaan alat bengkel
- simulasi kerja sistem kendaraan
4. Kurangnya Latihan Soal dan Evaluasi
Banyak siswa hanya membaca materi tanpa mencoba mengerjakan soal latihan. Akibatnya, pemahaman mereka tidak benar-benar teruji.
Latihan soal seperti 50 soal dasar teknik otomotif sangat membantu untuk:
- menguji pemahaman materi
- mengetahui bagian yang belum dipahami
- membiasakan diri dengan soal ujian
5. Kurang Minat Membaca Materi Teknik
Sebagian siswa memilih jurusan otomotif karena suka kendaraan, tetapi kurang tertarik mempelajari teori di baliknya.
Padahal untuk menjadi teknisi yang baik, siswa perlu memahami:
- prinsip kerja mesin
- sistem kelistrikan kendaraan
- prosedur perawatan kendaraan
Tanpa pemahaman teori yang baik, kemampuan praktik juga akan terbatas.
Cara Belajar Teknik Otomotif yang Lebih Cepat Dipahami Pemula
Bagi siswa SMK yang baru masuk jurusan otomotif, materi yang dipelajari mungkin terasa cukup berat di awal.
Hal ini karena teknik otomotif memadukan pemahaman teori, logika mekanik, serta keterampilan praktik.
Namun sebenarnya ada beberapa cara belajar yang bisa membantu pemula memahami teknik otomotif dengan lebih cepat dan lebih mudah.
Dengan metode belajar yang tepat, siswa tidak hanya mampu memahami teori tetapi juga dapat menerapkannya saat praktik di bengkel.
Berikut beberapa cara belajar teknik otomotif yang efektif untuk pemula.
1. Mulai dari Konsep Dasar Kendaraan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami konsep dasar kendaraan terlebih dahulu sebelum mempelajari sistem yang lebih kompleks.
Beberapa konsep dasar yang penting dipahami antara lain:
- fungsi utama mesin kendaraan
- proses pembakaran di dalam mesin
- sistem bahan bakar kendaraan
- sistem pendingin mesin
- sistem pelumasan
Jika siswa sudah memahami dasar-dasar tersebut, mereka akan lebih mudah mempelajari materi lanjutan seperti sistem injeksi, sistem transmisi, maupun sistem kelistrikan kendaraan.
Belajar secara bertahap dari konsep paling dasar akan membuat proses belajar menjadi lebih terstruktur.
2. Perbanyak Latihan Soal dan Studi Kasus
Selain membaca materi, siswa juga perlu memperbanyak latihan soal teknik otomotif. Latihan soal sangat membantu untuk menguji pemahaman terhadap materi yang sudah dipelajari.
Melalui latihan soal, siswa bisa:
- mengetahui materi yang sudah dipahami
- menemukan bagian yang masih sulit dipahami
- melatih kemampuan berpikir teknis
Selain itu, mempelajari studi kasus kerusakan kendaraan juga sangat bermanfaat. Misalnya:
- mesin sulit dihidupkan
- kendaraan mengeluarkan asap berlebihan
- lampu kendaraan tidak menyala
- mesin cepat panas
Dengan mempelajari kasus-kasus tersebut, siswa akan terbiasa menganalisis masalah seperti yang sering terjadi di bengkel.
3. Belajar Langsung dengan Praktik Mesin
Cara paling efektif untuk memahami teknik otomotif adalah dengan praktik langsung pada kendaraan atau mesin.
Melalui praktik, siswa dapat melihat secara langsung:
- bentuk komponen mesin
- posisi setiap bagian kendaraan
- cara kerja sistem kendaraan
- proses perbaikan komponen
Contoh kegiatan praktik yang sangat membantu pemahaman antara lain:
- membongkar mesin sederhana
- mengganti oli kendaraan
- memeriksa sistem bahan bakar
- melakukan pengecekan sistem kelistrikan
Pengalaman praktik seperti ini akan membuat siswa lebih mudah menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di bengkel.
Kesimpulan
Memahami teknik otomotif memang membutuhkan waktu dan proses belajar yang bertahap, terutama bagi siswa SMK yang baru mulai mempelajari dasar-dasar kendaraan bermotor.
Materi yang dipelajari tidak hanya berupa teori, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman mekanik, sistem kendaraan, serta keterampilan praktik di bengkel.
Melalui latihan 50 soal dasar teknik otomotif, siswa dapat menguji sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi dasar seperti:
- komponen mesin kendaraan
- sistem bahan bakar
- sistem pendingin
- alat-alat bengkel
- dasar kelistrikan kendaraan
Latihan soal seperti ini sangat bermanfaat karena membantu siswa mengenali materi yang sudah dipahami dan bagian mana yang masih perlu dipelajari kembali.
Selain itu, agar lebih cepat menguasai teknik otomotif, siswa sebaiknya menggabungkan beberapa metode belajar, seperti:
- memahami konsep dasar kendaraan terlebih dahulu
- memperbanyak latihan soal dan studi kasus
- melakukan praktik langsung di bengkel atau pada mesin kendaraan
Dengan cara belajar yang tepat dan konsisten, siswa SMK jurusan otomotif dapat meningkatkan pemahaman mereka secara bertahap serta lebih siap menghadapi praktik kerja lapangan maupun dunia kerja di bidang otomotif.
Pada akhirnya, kemampuan teknisi otomotif yang baik tidak hanya berasal dari teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga dari pengalaman praktik dan kebiasaan menganalisis masalah kendaraan secara langsung.
Diskusi Dulu Jika Kamu Ingin Belajar Otomotif Lebih Dalam
Belajar otomotif tidak hanya tentang memahami mesin atau memperbaiki kendaraan. Dunia otomotif juga mencakup banyak jalur karier seperti mekanik bengkel, teknisi diagnostik, spesialis kelistrikan kendaraan, hingga teknisi kendaraan modern yang menggunakan teknologi komputer.
Karena itu, sebelum memutuskan untuk mendalami bidang ini secara serius, ada baiknya kamu mendiskusikan terlebih dahulu jalur belajar yang paling cocok dengan minat dan kemampuanmu.
Dengan memahami arah belajar sejak awal, proses belajar otomotif bisa menjadi lebih terarah dan efektif.
1. Siapa yang Cocok Belajar Mekanik Otomotif?
Tidak semua orang cocok menjadi mekanik otomotif. Profesi ini membutuhkan beberapa karakter dan minat tertentu agar bisa berkembang dengan baik.
Beberapa tipe orang yang biasanya cocok belajar otomotif antara lain:
- Suka membongkar dan memahami cara kerja mesin
- Tertarik dengan kendaraan seperti mobil atau motor
- Senang belajar melalui praktik langsung
- Memiliki ketelitian dalam memperbaiki komponen
- Tidak takut bekerja di lingkungan bengkel
Jika kamu memiliki beberapa karakter tersebut, kemungkinan besar kamu akan lebih mudah beradaptasi di dunia otomotif.
2. Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Masuk Dunia Bengkel
Bekerja di bengkel otomotif juga membutuhkan persiapan tertentu. Tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga sikap kerja dan kebiasaan yang baik.
Beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan antara lain:
Pengetahuan dasar kendaraan
Memahami komponen dasar kendaraan akan sangat membantu saat mulai belajar praktik.
Kedisiplinan dan ketelitian
Pekerjaan mekanik membutuhkan ketelitian tinggi karena kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kendaraan.
Kemampuan menggunakan alat bengkel
Seorang mekanik harus terbiasa menggunakan berbagai alat seperti kunci, obeng, dan alat ukur kendaraan.
Mental belajar dari pengalaman
Di dunia bengkel, banyak ilmu yang diperoleh dari pengalaman langsung memperbaiki kendaraan.
Semakin siap seseorang sebelum masuk dunia bengkel, semakin cepat pula ia berkembang menjadi teknisi yang kompeten.
Ingin Serius Berkarir di Dunia Otomotif? Kamu Bisa Mulai dari Jalur Belajar yang Tepat
Belajar otomotif memang bisa dimulai dari banyak cara. Ada yang belajar secara otodidak, ada yang belajar di sekolah kejuruan, dan ada juga yang memilih mengikuti kursus otomotif khusus agar lebih cepat menguasai keterampilan praktik di bengkel.
Jika tujuanmu adalah benar-benar berkarir di dunia otomotif, memiliki jalur belajar yang terstruktur akan sangat membantu.
Kamu tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung berlatih menangani kendaraan seperti yang dilakukan oleh mekanik profesional.
Salah satu alternatif yang bisa kamu pertimbangkan adalah mengikuti program pelatihan di OJC AUTO COURSE, sebuah kursus otomotif yang dirancang untuk membantu pemula maupun yang sudah memiliki dasar otomotif agar siap masuk ke dunia kerja bengkel.
Program Belajar yang Bisa Disesuaikan dengan Level Kemampuan
Setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda. Ada yang benar-benar mulai dari nol, ada juga yang sudah memiliki dasar dari SMK atau pengalaman di bengkel.
Karena itu, program belajar di OJC AUTO COURSE dibuat dengan beberapa pilihan jalur.
1. Kelas 1 Tahun EFI VVT-i
Program ini cocok untuk pemula yang belum memiliki basic otomotif.
Materi fokus pada sistem kendaraan modern seperti:
- sistem EFI (Electronic Fuel Injection)
- teknologi mesin VVT-i
- diagnosis dasar kendaraan
- praktik mesin kendaraan modern
Program ini dirancang agar peserta bisa membangun fondasi kuat dalam mekanik kendaraan modern.
2. Kelas 1 Tahun EFI + Diesel Konvensional
Program ini juga ditujukan untuk pemula tanpa basic otomotif, tetapi dengan materi yang lebih luas.
Peserta akan belajar:
- sistem EFI kendaraan bensin
- mesin diesel konvensional
- dasar perawatan kendaraan
- praktik perbaikan kendaraan di bengkel
Program ini cocok bagi kamu yang ingin memiliki pemahaman mesin bensin dan diesel sekaligus.
3. Kelas 6 Bulan EFI + Diesel
Program ini lebih cocok untuk peserta yang sudah memiliki basic otomotif, misalnya:
- lulusan SMK jurusan TKR
- pernah belajar mekanik dasar
- pernah bekerja atau magang di bengkel
Materi difokuskan pada peningkatan skill praktik dan diagnosis kendaraan, sehingga peserta bisa lebih cepat siap masuk dunia kerja.
Kamu bisa diskusi terlebih dahulu untuk menentukan jalur belajar yang paling sesuai dengan kondisi dan target karirmu. Kamu bisa menggunakan konsultasi ini untuk:
- Diskusi kecocokan jalur belajar otomotif
- Membahas skill yang perlu kamu tingkatkan
- Menentukan program belajar yang paling tepat untuk kamu ikuti
Dengan diskusi terlebih dahulu, kamu bisa memilih jalur belajar yang lebih tepat
Klik tombol WhatsApp untuk konsultasi langsung










